Mari Kita Jaga Ukhuwah untuk Ketentraman Hidup

ALLAH SWT telah mempersatukan hati orang mukmin dalam suatu jalinan ukhuwah yang timbul atas dasar keimanan, sesuai firmaanNya: ”Dan Dialah (Allah) yang mempersatukan hati mereka (orang-orang yang beriman). Walau kamu membelanjakan semua (kekayaan) yang berada di bumi, niscaya kamu tidak dapat mempersatukan hati mereka. Akan tetapi, Allah telah mempersatukan hati mereka. Sesungguhnya Dia Mahaperkasa lagi Mahabijaksana.” (QS al-Anfaal [8]: 63).

Kata ukhuwah sendiri berasal dari bahasa arab yang kata dasarnya adalah akh yang berarti saudara, sehingga kata ukhuwah berarti persaudaraan, yang di ikat oleh jiwa kemanusiaan. Umat Islam memandang orang \mukmin lainnya dengan penuh rasa kasih sayang, selalu melihat kebaikannya bukan kejelekannya.

Allah berfirman: “Sesungguhnya orang-orang Mukmin adalah bersaudara. Karena itu, damaikanlah kedua saudara kalian, dan bertakwalah kalian kepada Allah supaya kalian mendapatkan rahmat.” (QS al-Hujurat :10).

Sementara Rasulullah SAW bersabda: “Perumpamaan orang-orang yang beriman dalam hal saling mencintai, saling mengasihi, dan saling menyayangi adalah bagaikan satu jasad, jika salah satu anggotanya menderita sakit, maka seluruh jasad juga merasakan (penderitaannya) dengan tidak bisa tidur dan merasa panas.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Saat ini, kasat mata kita bisa melihat, banyak fitnah dan cobaan yang dihadapi umat Islam. Tentunya semua ini harus dihadapi dengan mengedepankan kekuatan ukhuwah. Seharusnya tidak terjadi jika perbedaan disikapi dengan bijak. Diperlukan kearifan pemimpin-pemimpin kelompok dalam menghadapi kondisi demikian. Kesadaran sebagai suatu kesatuan umat Islam perlu digugah. Bukan dengan saling hujat dan saling menyalahkan, karena masing-masing pihak menganggap benar dirinya.

Padahal Allah sudah berfirman: “Dan berpegang teguhlah kamu sekalian dengan tali Allah dan janganlah kamu sekalian berpecah belah, dan ingatlah nikmat Allah atas kamu semua ketika kamu bermusuh-musuhan maka Dia (Allah) menjinakkan antara hati-hati kamu maka kamu menjadi bersaudara.” (QS. Ali Imran :103).

Selain hal-hal yang sudah diterangkan di atas, ukhuwah itu akan menuntun umat Islam pada sikap tolong menolong, saling memahami, tenggang rasa dan tidak menzhalimi satu sama lain. Kemudian juga akan menciptakan solidaritas yang kuat antara sesama muslim, terciptanya persatuan dan kesatuan bangsa serta terciptanya kerukunan hidup antara sesama warga masyarakat.***/SS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Dari Air Tiris Hingga Mesir, Inilah Perjalanan Hidup Sofyan Siroj

Desa Sentul, Air Tiris, Kabupaten Kampar, Riau.Dia anak kedua dari enam bersaudara. Ayahnya bernama Abdul ...