Hukum Muslimah Senam di Depan Umum

SENAM salah satu cara bagi perempuan untuk menjaga kebugaran dan kelangsingan tubuh. Ternyata Islam juga sudah mengatur, bagaimana harusnya gerak gerik perempuan di depan umum. Demikian juga dengan senam. Jika senam dilakukan perempuan di dalam ruangan tertutup yang aman dan selamat dari pandangan laki-laki yang bukan mahram, maka tidak ada masalah.

Tetapi jika senam tersebut dilakukan di tempat terbuka dan dilakukan dengan jumlah sedikit atau banyak sehingga lebih menyita perhatian, khususnya laki-laki, maka ini adalah bisa jadi fitnah dan musibah. Banyak sedikit jumlah yang senam bukanlah ukuran, esensinya , walau pun sendiri, seorang wanita tidak dibolehkan syara’ atau melakukannya dihadapan laki-laki bukan muhrim.

Sejak empat belas abad lalu Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam telah memperingatkannya; yakni wanita yang berlenggak lenggok di depan laki-laki yang bukan mahramnya. Bukan hanya peringatan tetapi juga ancaman, yakni di sebut Ahlun Nar (penduduk neraka).

Sementara definisi kata senam adalah gerak badan dengan gerakan tertentu, seperti menggeliat, menggerakkan, dan meregangkan anggota badan; gimnastik. Dari definisi dan juga praktek senam di lapangan, bisa difahami bahwa esensi senam sebenarnya adalah kreasi gerakan-gerakan tubuh yang teratur untuk mencapai tujuan tertentu.

Sebenarnya, iffah (rasa malu), wara’ (hati-hati), dan muru’ah (citra diri) seorang muslimah da’iyah – walau tanpa harus disampaikan dalil-dalil syar’i – sudah cukup bagi mereka untuk menahan diri, bertanya-tanya, dan risih, serta tidak arogan, memaksakan diri melakukan perbuatan yang melanggar syariah. Lalu mencari-cari pembelaan dan pembenaran yang tidak syar’i, melainkan hawa nafsu, emosi, dan akal-akalan.

Memang, di antara musibah paling besar bagi manusia adalah ketika hilangnya rasa sensitifitas terhadap dosa dan kesalahan, yang bisa jadi merupakan akumulusi kesalahan yang sudah ada sebelumnya, namun tak ada yang mencoba menegurnya. Akhirnya, kesalahan menjadi hal yang biasa.

Tentunya tak ada senam tanpa goyang-goyang pinggang, ke kanan ke kiri, ke depan ke belakang, membungkukan badan dan gerakan lainnya yang layak di sebut senam. Di tambah lagi dengan iringan musik, maka lengkap sudah kesamaannya dengan wanita yang berlenggak lenggok, jaipongan, nge-dance, walau mereka berbeda niat dengan para penari alias dancer, walau berjilbab lebar dan sempurna, walau tidak ada niat menggoda laki-laki.
Sebab, niat yang baik tidaklah merubah status hukum perbuatan yang haram. Senam dan joget hanyalah mukhtalifah fil ismi walakin muttahidah fis syakli war Ruh (berbeda dalam nama, namun sama dalam hal bentuk dan esensi).

Dari Abu Hurairah Radhiallahu ‘Anhu, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda: “Ada dua kelompok penghuni neraka yang belum saya lihat sekarang, yaitu kaum yang membawa cemeti (cambuk) seperti ekor sapi yang digunakan untuk memukul manusia. Dan para wanita yang berpakaian tetapi telanjang, menggoyang-goyangkan tubuhnya, memiringkan kepalanya, seperti punuk unta yang miring. Para wanita itu tidak akan masuk surga, bahkan tidak mendapatkan wanginya surga, padahal wanginya surga itu sudah bisa tercium dari perjalanan sekian dan sekian.” (HR. Muslim)

Jadi, jika senam tersebut dilakukan dalam ruangan tertutup yang terjamin dari pandangan mata laki-laki asing, maka jelas kebolehannya.

Allah Ta’ala berfirman: “Maka demi Tuhanmu, mereka (pada hakekatnya) tidak beriman hingga mereka menjadikan kamu hakim terhadap perkara yang mereka perselisihkan, kemudian mereka tidak merasa dalam hati mereka sesuatu keberatan terhadap putusan yang kamu berikan, dan mereka menerima dengan sepenuhnya.(QS. An Nisa’ (4): 65)

Maka hendaklah orang-orang yang menyalahi perintah RasulNya takut akan ditimpa cobaan atau ditimpa azab yang pedih. (QS. An Nur (24): 63).***/SS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Dari Air Tiris Hingga Mesir, Inilah Perjalanan Hidup Sofyan Siroj

Desa Sentul, Air Tiris, Kabupaten Kampar, Riau.Dia anak kedua dari enam bersaudara. Ayahnya bernama Abdul ...